Olive, Blessing Tree
Next
theme of our topic Is Olive Tree, Tapi, kali ini kita ga ngambil dari
Qur’an melainkan dari Hadis eitts tapi Hadis yang shahih ya, jangan
yang dhaif atau Maudhu’ ntar disangka penyebar aliran sesat lagi hehehe.
Pernah sejarah mencatat nasihat seorang Rasul Besar dari bangsa Quraisy
dimana Beliau Menasihatkan agar orang supaya menggunakan minyak zaitun,
karena berasal dari ekstraksi pohon yang diberkahi, Yup, Muhammad ibn
Abdullah sang Rasul terakhir menyarankan agar memakai dan mengkonsumsi
minyak yang berasal dari pohon yang memiliki nama Olea Europaea. Hadits
ini sendiri diriwayadkan oleh Ibn Majah dari Ibn Umar r.a. Bukan
Zaitunnya yang menjadi suatu kekhususan dalam Hadits ini melainkan kata
From Blessing Tree atau dari pohon yang diberkahi. Artinya ada sesuatu
yang spesial dari pohon yang pernah ditemuin berumur ribuan tahun di
Palestina ini.
Daaaan...,
ribuan tahun kemudian tepatnya di tahun 1986 Dr. Girandy dalam studinya
yang dikeluarkan oleh Majalah American Medical, di Texas University, Amerika Serikat, menyatakan bahwa minyak zaitun menurunkan kolesterol sebesar 13% dan protein lemak sebesar 21%. Dia, oleh karena itu, menyarankan Amerika untuk mengambil minyak zaitun bukan minyak lain untuk mencegah dan menghindari diri dari penyakit arteri. Penyakit Arteri..?? Mari kita bahas, minyak zaitun seperti yang telah baru-baru ini dikonfirmasi ilmiah mengandung bahan kimia, yang mencegah terjadinya bekuan darah di arteri (trombosis koroner). Sementara ini bahan kimia lebih lanjut meningkatkan rasio kolesterol yang diinginkan kepadatan tinggi yaitu HDL, mencegah jenis lain kolesterol berbahaya dari yang menggumpal dalam darah. Penyakit Arteri atau penebalan arteri yang merata dapat terlindungi melalui minyak zaitun.
Bukan Hanya
Itu beberapa tahun berikutnya sejumlah Rumah sakit yang terletak di
Milan, Italia. Para Dokter di rumah sakit menyarankan penggunaan Zaitun
sebagai obat bagi para Pasien yang menjalani operasi Arteri (Jantung).
Waaaw, 14 Abad yang lalu hal ini sudah Disarankan Oleh Rasulullah saw
dan kini “dicontek” secara tidak langsung oleh para praktisi kesehatan
Eropa dan Amerika.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar