Belum
ada tanggapan Arab secara terkoordinasi terhadap konflik yang meletus
ketika Israel meluncurkan gelombang serangan udara terhadap Gaza dengan
tujuan menghentikan serangan roket lintas-perbatasan. Mesir,
juru penengah tradisional dalam konflik Israel-Hamas, mengatakan,
pihaknya berupaya untuk menghentikan kekerasan di Jalur Gaza namun
menemui sikap "keras kepala".
Namun,
pihaknya telah mengambil langkah mundur dari putaran terakhir konflik
tersebut. Pemerintah baru Mesir menentang Hamas dan Ikhwanul Muslimin
yang digulingkan dari kekuasaan oleh militer pada tahun lalu.
Source : Republika
Tidak ada komentar:
Posting Komentar