Pusat Pengawasan Tubuh Manusia
Ketika Jantung Jadi Pusat Peringatan
VOI kembali
menghadirkan keajaiban ayat-ayat Allah dan juga keajaiban dari
sunnah-sunnah yang direkomendasikan Rasulullah saw, kali ini datang dari
dunia kesehatan yang VOI temukan dalam sebuah situs lama. Meski begitu
isi situs ini memberi informasi awet. Artinya informasinya masih bisa
kita pake di tahun 2014 ini. Ok, to the point aja, informasi ini datang
dari sebuah rumah sakit dan tempat penelitian jantung yang cukup besar
di Yordania. Dimana disana diteliti bahwa Jantung sama halnya seperti
Otak mengirim signal tertentu keseluruh tubuh, bedanya signal yang
dikirim Jantung dalam bentuk hormon ini bertugas lebih spesifik
dibandingkan otak yang lebih memegang kontrol atas perintah-perintah
tubuh. Jantung mengirim tanda berupa “Prudence” yang ditranslasi sebagai
kehati-hatian atau kewaspadaan. Hal ini tentunya juga telah dijelaskan
dalam Al Qur’an surah, Al Hajj ayat 46 yang bunyinya adalah sbb : maka
apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati
(Heart/Jantung) yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai
telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya
bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati
(Heart/Jantung) yang di dalam dada.
Mari
kita bahas hasil penelitian ini dan hubungannya dengan ayat surah
diatas. Sebelumnya kita harus lihat bahwa ayat ini berisi sepenuhnya
tentang “Pengawasan”, Jelas bahwa ayat ini berisi sejumlah kata yang
menegaskan tentang “Pengawasan” serta bersifat “Warning (Peringatan)”,
Mendengar, Memahami dan juga kata Buta (Penglihatan). Artinya ayat ini
sepenuhnya berisi tentang ayat yang menjelaskan bahwa manusia memiliki
alat untuk “Mengawasi, Melihat, dan Memahami”. Dan yang menjadi
pertanyaan besar adalah ketika dalam ayat ini dijelaskan tentang hal
yang bersifat “Pengawasan dan Warning (Peringatan)” kenapa ada Heart
yang diartikan sebagai Jantung dalam ayat yang sepenuhnya membahas
tentang kemampuan manusia dalam mengawasi, melihat dan memahami..??, VOI
mengambil arti dari terjemahan Al Qur’an sehingga VOI tidak mengganti
Kata Hati dalam ayat tersebut menjadi Jantung, Sebab kata Jantung
sendiri berasal dari buku Sheikh Abdel Majeed yang berjudul Ask
about Scientific Miracles in Quran and Sunna and Sheikh Zindani
Answers. Ok, kembali lagi pada pembahasan kita, mengenai jantung yang
memiliki kemampuan memberikan signal peringatan berupa hormon ke tubuh.
Dokter-Dokter Saudi sendiri menyatakan bahwa setiap operasi Implan atau
Transplantasi mempengaruhi organ tubuh yang baru dimasuki oleh si
Jantung. Jantung yang lama cenderung lebih sensitive terhadap sesuatu
dan lebih aktiv menanggapi organ lainnya berbeda dengan Jantung baru
yang cenderung pasiv. Subhanallah, Sungguh tiada Kesalahan dalam
Perkataan Allah.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar